Tips & Tricks

Wednesday, 6 August 2008
Rawat Aki Agar Tidak Gampang Bermasalah

Thursday, 31 July 2008
Cegah Kecelakaan, Lampu Rem Bukan Sekadar Menyala & Gaya

Tuesday, 22 July 2008
Irit Konsumsi BBM dengan Merawat Tiga Komponen

Wednesday, 16 July 2008
Mari Lebih Peduli pada Mobil yang Terpanggang Matahari


Arsip Selengkapnya
 

Persiapan Kendaraan

  1. Bahan Bakar Minyak (BBM)
    Bila Anda akan melakukan perjalanan jauh alangkah baiknya mengisi bahan bakar sampai penuh. Hal ini untuk menghindari kehabisan bahan bakar di perjalanan.
    Biasakan selalu menjaga ketinggian bahan bakar minimal ¼ dari indikator pengukur bahan bakar sebelum mencapai garis E (empty). Jangan tunggu sampai garis E baru mengisi bahan bakar.
  2. Periksa kerja lampu-lampu
    1. Lampu Besar
      Periksa nyala lampu pada posisi jarak dekat, jarak jauh dan dimmernya. Lampu kiri dan kanan harus menyala.
      Periksa jarak cahaya lampu dan arah sinar:
      1. Jarak lampu dekat kurang lebih 40 meter dari lampu ke permukaan tanah.
      2. Jarak lampu jauh kurang lebih 100 meter dari lampu ke permukaan tanah.
      3. Untuk jarak lampu besar kanan harus lebih pendek dibandingkan lampu besar sebelah kiri, untuk menghindari cahaya yang menyilaukan bagi pengendara dari arah yang berlawanan.
    2. Lampu tanda belok (sein) dan lampu tanda darurat
      Periksa kedipan lampu tanda belok saat saklar diaktifkan ke kiri maupun ke kanan, depan maupun belakang.
      Dan pada saat saklar Hazard diaktifkan, semua lampu tanda belok harus berkedap-kedip.
      Perhatikan frekuensi kedipannya. Bila frekuensi kedipan lebih cepat berarti ada sebagian lampu yang mati, dayanya lebih kecil atau ada hubungan kabel yang kurang sempurna (kendor). Lakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.
    3. Lampu kabut
      Periksa nyala lampu kabut. Biasanya lampu ini berwarna kuning. Letaknya di bumper bagian bawah. Lampu ini sangat berguna saat berkendara di jalan yang berkabut.
    4. Lampu rem
      Dengan bantuan orang lain, masuklah ke dalam kendaraan dan tekan pedal rem. Orang kedua yang berada di belakang kendaraan untuk memperhatikan nyala lampu saat dilakukan penekanan pedal rem lampu rem kiri dan kanan yang berwarna merah harus menyala.
  3. Membawa air bersih cadangan
    Untuk mengantisipasi berkurangnya air radiator dan air pembersih kaca, sebaiknya Anda membawa air cadangan kurang lebih 4-5 liter pada galon sebagai persiapan perjalanan Anda.
  4. Memeriksa kondisi tools set dan kelengkapannya (tang, dongkrak, obeng, kunci roda dan batang/sambungan pembuka ban serep, segitiga pengaman, P3K, lampu senter, kain lap)
    1. Periksa kelengkapan dari tools set tersebut.
    2. Periksa fungsi masing-masing tools set, sehingga dapat bermanfaat sesuai fungsinya dengan baik.
    Untuk mengantisipasi apabila mengalami kondisi darurat di perjalanan (seperti: mengalami ban bocor, mesin overheating, lampu mati, dll).
  5. Periksa kondisi dan tekanan angin ban
    1. Lakukan pemeriksaan semua ban termasuk ban cadangan. Periksa kondisi kembang ban, tekanan angin ban, dan kondisi velg.
    2. Lakukan pemeriksaan tekanan angin ban secara keseluruhan pada keempat roda, isilah tekanan angin ban lebih tinggi dari standar sebesar 0.2 ~ 0.3 kgf/cm2 untuk mencegah gesekan udara di dalam ban yang akan membangkitkan temperatur dan tekanan angin yang lebih tinggi lagi yang akan berakibat terhadap pecahnya ban.
      Contoh tekanan standar:
      Ban Depan STD (2.2 kgf/cm2) = 32 PSI
      Ban Belakang STD (2.4 kgf/cm2) = 35 PSI
    3. Bila kondisi kembang ban sudah aus, gunakanlah ban dengan kembang ban yang lebih bagus pada roda-roda depan. Demi keamanan dan kenyamanan berkendara. Masalah ban depan akan mengakibatkan risiko yang lebih fatal, bila dibandingkan dengan terjadinya masalah pada ban belakang.
    4. Hindari menggunakan kembang ban yang sudah gundul untuk perjalanan jauh atau perjalanan keluar kota.
      Keausan kembang ban bisa dilihat dari ke dalaman kembang pada bagian yang ditunjukkan oleh panah (wear indication mark).
  6. Siapkan bola lampu dan sekering cadangan
    Siapkan bola lampu besar 2 buah sebagai cadangan. Ini berguna ketika lampu besar mati.
    Hati-hati saat memasang bola lampu, jangan menyentuh amplop quartz (kaca lampu) dengan jari terbuka atau terkena oli. Garam dalam keringat dan oli dapat mengakibatkan noda pada quartz sehingga menjadi rusak. Bila hal ini sudah terlanjur terjadi, bersihkan dengan spirtus.
    Siapkan semua ukuran sekering baik model tabung maupun model tancap.
    Ukuran-ukuran sekering yang harus disiapkan: 5 Ampere (warna coklat muda), 7.5 Ampere (warna coklat), 10 Ampere (warna merah), 15 Ampere (warna biru), 20 Ampere (warna kuning), 25 Ampere (warna bening), dan 30 Ampere (warna hijau).
    Warna sekering berlaku untuk sekering model tancap. Sedangkan sekering model tabung besar ampere-nya bisa dilihat pada rumah tabung.
  7. Periksa suara mesin
    Yakinkan suara mesin dalam kondisi normal (tidak terdapat suara yang aneh) saat idling/stasioner maupun saat diakselerasi. Jika terdapat suara yang aneh, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih detail penyebab suara aneh tersebut.
Hal 1 . 2 . 3

QUESTIONS?
Apabila Anda memiliki pertanyaan,mendapatkan konsultasi mengenai problem kendaraan Anda atau mempunyai saran untuk topik Tips & Tricks kami,
silahkan mengirimkannya ke customerservice dan/atau hubungi Call Center AstraWorld di (021) 653-10-000 dan Customer Service Officer kami akan melayani Anda.

 
Name: 
Email:
 
 
Home | About Us | News & Events | Tips & Tricks | Term of Use | Privacy Statement | Sitemap | Contact Us | Links
© 2007 PT. Astra International - AstraWorld. Best viewed with Internet Explorer 6 or above, Resolution 1024x768 pxl
http://www.rileks.com/