| |
|  |
Persiapan Kendaraan
- Bahan Bakar Minyak (BBM)
Bila Anda akan melakukan perjalanan jauh alangkah baiknya mengisi
bahan bakar sampai penuh. Hal ini untuk menghindari kehabisan bahan
bakar di perjalanan.
Biasakan selalu menjaga ketinggian bahan bakar minimal ¼ dari
indikator pengukur bahan bakar sebelum mencapai garis E (empty). Jangan
tunggu sampai garis E baru mengisi bahan bakar.
- Periksa kerja lampu-lampu
- Lampu Besar
Periksa nyala lampu pada posisi jarak dekat, jarak jauh dan dimmernya.
Lampu kiri dan kanan harus menyala.
Periksa jarak cahaya lampu dan arah sinar:
- Jarak lampu dekat kurang lebih 40 meter dari lampu ke permukaan
tanah.
- Jarak lampu jauh kurang lebih 100 meter dari lampu ke permukaan
tanah.
- Untuk jarak lampu besar kanan harus lebih pendek dibandingkan
lampu besar sebelah kiri, untuk menghindari cahaya yang menyilaukan
bagi pengendara dari arah yang berlawanan.
- Lampu tanda belok (sein) dan lampu tanda darurat
Periksa kedipan lampu tanda belok saat saklar diaktifkan ke kiri
maupun ke kanan, depan maupun belakang.
Dan pada saat saklar Hazard diaktifkan, semua lampu tanda belok
harus berkedap-kedip.
Perhatikan frekuensi kedipannya. Bila frekuensi kedipan lebih
cepat berarti ada sebagian lampu yang mati, dayanya lebih kecil
atau ada hubungan kabel yang kurang sempurna (kendor). Lakukan
perbaikan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.
- Lampu kabut
Periksa nyala lampu kabut. Biasanya lampu ini berwarna kuning.
Letaknya di bumper bagian bawah. Lampu ini sangat berguna saat
berkendara di jalan yang berkabut.
- Lampu rem
Dengan bantuan orang lain, masuklah ke dalam kendaraan dan tekan
pedal rem. Orang kedua yang berada di belakang kendaraan untuk
memperhatikan nyala lampu saat dilakukan penekanan pedal rem lampu
rem kiri dan kanan yang berwarna merah harus menyala.
- Membawa air bersih cadangan
Untuk mengantisipasi berkurangnya air radiator dan air pembersih kaca,
sebaiknya Anda membawa air cadangan kurang lebih 4-5 liter pada galon
sebagai persiapan perjalanan Anda.
- Memeriksa kondisi tools set dan kelengkapannya (tang, dongkrak,
obeng, kunci roda dan batang/sambungan pembuka ban serep, segitiga
pengaman, P3K, lampu senter, kain lap)
- Periksa kelengkapan dari tools set tersebut.
- Periksa fungsi masing-masing tools set, sehingga dapat bermanfaat
sesuai fungsinya dengan baik.
Untuk mengantisipasi apabila mengalami kondisi darurat di perjalanan
(seperti: mengalami ban bocor, mesin overheating, lampu mati, dll).
- Periksa kondisi dan tekanan angin ban
- Lakukan pemeriksaan semua ban termasuk ban cadangan. Periksa
kondisi kembang ban, tekanan angin ban, dan kondisi velg.
- Lakukan pemeriksaan tekanan angin ban secara keseluruhan pada
keempat roda, isilah tekanan angin ban lebih tinggi dari standar
sebesar 0.2 ~ 0.3 kgf/cm2 untuk mencegah gesekan udara di dalam
ban yang akan membangkitkan temperatur dan tekanan angin yang
lebih tinggi lagi yang akan berakibat terhadap pecahnya ban.
Contoh tekanan standar:
Ban Depan STD (2.2 kgf/cm2) = 32 PSI
Ban Belakang STD (2.4 kgf/cm2) = 35 PSI
- Bila kondisi kembang ban sudah aus, gunakanlah ban dengan kembang
ban yang lebih bagus pada roda-roda depan. Demi keamanan dan kenyamanan
berkendara. Masalah ban depan akan mengakibatkan risiko yang lebih
fatal, bila dibandingkan dengan terjadinya masalah pada ban belakang.
- Hindari menggunakan kembang ban yang sudah gundul untuk perjalanan
jauh atau perjalanan keluar kota.
Keausan kembang ban bisa dilihat dari ke dalaman kembang pada
bagian yang ditunjukkan oleh panah (wear indication mark).
- Siapkan bola lampu dan sekering cadangan
Siapkan bola lampu besar 2 buah sebagai cadangan. Ini berguna ketika
lampu besar mati.
Hati-hati saat memasang bola lampu, jangan menyentuh amplop quartz
(kaca lampu) dengan jari terbuka atau terkena oli. Garam dalam keringat
dan oli dapat mengakibatkan noda pada quartz sehingga menjadi rusak.
Bila hal ini sudah terlanjur terjadi, bersihkan dengan spirtus.
Siapkan semua ukuran sekering baik model tabung maupun model tancap.
Ukuran-ukuran sekering yang harus disiapkan: 5 Ampere (warna coklat
muda), 7.5 Ampere (warna coklat), 10 Ampere (warna merah), 15 Ampere
(warna biru), 20 Ampere (warna kuning), 25 Ampere (warna bening),
dan 30 Ampere (warna hijau).
Warna sekering berlaku untuk sekering model tancap. Sedangkan sekering
model tabung besar ampere-nya bisa dilihat pada rumah tabung.
- Periksa suara mesin
Yakinkan suara mesin dalam kondisi normal (tidak terdapat suara yang
aneh) saat idling/stasioner maupun saat diakselerasi. Jika terdapat
suara yang aneh, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih detail penyebab
suara aneh tersebut.
Hal 1
. 2 . 3
QUESTIONS?
Apabila Anda memiliki pertanyaan,mendapatkan konsultasi mengenai problem
kendaraan Anda atau mempunyai saran untuk topik Tips
& Tricks kami,
silahkan mengirimkannya ke customerservice
dan/atau hubungi Call Center AstraWorld di (021) 653-10-000 dan Customer
Service Officer kami akan melayani Anda.
|  | | |